Manfaat Daun Sirsak Untuk Penyakit Kanker

Beberapa penelitian medis sudah menunjukkan bahwa daun sirsak mempunyai sifat antikanker.

Sudah banyak orang yang memilih untuk melakukan pengobatan alternatif untuk mengatasi penyakit yang dialaminya.

Obat yang berbahan herbal bukan hanya harganya saja yang terjangkau, akan tetapi lebih difavoritkan dibandingkan dengan obat-obatan berbahan kimia karena menggunakan bahan-bahan alami yang dinilai minim risiko komplikasi serta efek samping.

Hadir produk herbal berbahan daun sirsak yang dipadukan dengan bahan herbal lainnya seperti kulit manggis, ginkgo biloba, acai berry, madu, dan bahan lainya yaitu berry jus. Silahkan order dan rasakan khasiat serta manfaatnya.

Salah satu obat herbal yang sudah terbukti ampuh dalam mengobati kanker yaitu daun sirsak. Ada banyak penelitian medis yang memberikan laporan bahwa daun sirsak atau nama latinnya graviola mempunyai sifat antikanker.

American Journal of Cancer Prevention menerbitkan hasil penelitian daun sirsak yang mempunyai kandungan zat annonaceous acetogenis yang mampu menghambat perkembangan sel kanker.

University of Nebraska Medical Center mempunyai laporan penelitian yang mirip dengan diatas, dimana Tim periset memberikan keterangan bahwa ekstrak daun sirsak mempunyai kemampuan untuk membantu menghambat pertumbuhan sampai mematikan sel kanker pankreas.

Penelitian yang lainnya juga menyatakan hal yang sama bahwa ekstrak daun sirsak mempunyai kemampuan untuk menghambat masa hidup sel-sel kanker payudara yang sedang berkembang.

Bukan hanya itu saja, berbagai penelitian lainnya juga mengatakan bahwa daun sirsak memiliki zat antiradang serta antibakteri. Dimana kedua sifat tersebut dilaporkan mampu membantu meringankan efek samping kemoterapi dan pengobatan kanker lainnya.

Walaupun potensi manfaatnya sangat menggiurkan untuk dicoba, namun ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tim dokter Anda sebelum kosumsi suplemen daun sirsak selama Anda sedang melakukan kemoterapi.

Bukti ilmiah untuk mendukung kebenaran manfaat daun sirsak untuk mengobati ataupun mencegah kanker hingga saat ini masih kurang kuat.

Penemuan diatas masih bersifat dugaan awal karena dibuat hanya berdasarkan uji kultur sel kanker di laboratorium. Belum ada penelitian yang menerapkan percobaan pada penderita kanker yang sedang menjalani pengobatan. Oleh sebab itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menguatkan teori manfaat ini.

Apaila Anda kebetulan konsumsi suplemen herbal disaat yang bersamaan sedang menjalani kemoterapi konvensional, efek obat tambahan dari daun sirsak dicurigai bisa berinteraksi dengan obat medis dan meingkatkan risiko toksisitas pada organ tubuh. Beberapa penelitian kecil melaporkan bahwa ekstrak daun sirsak bisa menimbulkan risiko kerusakan sistem saraf.

Pengobatan alternatif, apapun bentuk dan jenisnya, bukan untuk menggantikan pengobatan ataupun terapi medis dari dokter, akan tetapi hanya sebagai tambahan atau pelengkap.

Itu artinya, terapi penyembuhan penyakit yang ideal tetap mengutamakan pengobatan medis dokter. Oleh sebab itu obat herbal sebaiknya hanya dikonsumsi untuk mejaga kesehatan, pemulihan penyakit, atau menurunkan risiko dari penyakit bukan untuk menyembuhkan.

Obat herbal juga tidak boleh dikonsumsi sembarangan karena reaksi tiap orang terhadap obat-obatan bisa berbeda satu sama lain.

Walaupun mempunyai keluhan yang sama, akan tetapi belum tentu obat herbal yang ternyata cocok untuk anda akan memberikan khasiat yang sama pada anak atau tetangga Anda.

Ada baiknya anda memprioritaskan rencana pengobatan dengan perawatan medis yang didapat dari dokter dan tenaga profesional keseatan lainnya.

Namun jika memang Anda ingin mencoba konsumsi obat herbal daun sirsak demi mendapatkan manfaatnya, bicarakan terlebih dahulu dengan dokter yang memahami kondisi anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *